Rabu, 31 Oktober 2012

Dwitasari :)




Kak dwitasari adalah sosok seorang penulis yang misterius Difacebook,Twitter,Blognya(dunia maya)tak ada sama sekali memperlihatkan fotonya untuk mengetahui identitas dirinya .yang saya tahu kak dwita sekarang kuliah di UI. Aku ngefans banget dengan penulis dunia maya satu ini . kata-kata ditwitter miliknya @Dwitasaridwita dan @teenlovefeel sangat bagus dan bisa memberi motivasi buat semuanya.  Blognya dwitasarii.blogspot.com milik kak dwita dengan desain yang simpel tapi isinya sangat bermanfaat bagi semua orang yang membacanya . yang paling sangat saya suka diblognya kak dwita cerpen yang berjudul "Setelah kita putus" bikin aku sempat nangis:). Aku mulai senang dan ingin belajar dunia tulis menulis juga karena kak dwita .Kak dwita sekarang lagi nerbitin novelnya yang berjudul "Raksasa Dari Jogja"

Ini dia Sinopsisnya 


SINOPSIS BUKU - Raksasa dari Jogja : Lihatlah Ke Atas, Temukan Cinta


Bianca tidak kenal cinta. Satu hal yang ia pelajari dari kedua orang tuanya adalah bahwa cinta itu omong kosong. Buktinya, mereka berdua hidup dalam relasi yang penuh kekerasan. Apa itu yang namanya cinta?

Bianca tidak paham cinta. Tapi, dinding kamarnya penuh dengan cerita-cerita tentang itu. Buku-buku itu seperti peta ke ranah fantasi bagi Bianca. Sebuah tempat asing, tempat Joshua mungkin tinggal di dalamnya.

Bianca tidak percaya cinta. Saat satu-satunya lonceng pemanggil ke arah sana telah direnggut sahabat terbaiknya. Joshua telah direbut Letisha. Belahan hatinya memilih pergi dengan belahan hatinya yang lain.

Bianca tidak punya cinta. Dengan itu ia pergi ke Jogja. Di kota itu seorang lelaki bertubuh tinggi besar mencoba memperbaiki remuk hatinya. Tapi apakah Bianca masih bisa percaya bahwa cinta bukan cuma barang jualan penulis-penulis saja?



Ayo buruan beli novel kak dwita dijamin gak bakal nyesel setelah beli novel kak dwita kalian dijamin bakal terhipnotis lewat kata-katanya hehe. ini ada catatan musikalisasinya kak dwita juga :D 

Musikalisasi Puisi- Mengais Masa Lalu 
karya : kak dwitasari 

Kamu selalu mengajariku mengais-ngais masa lalu 
Memaksaku untuk kembali menyentuh kenangan 
Terdampar dalam bayang-bayang yang kau gurat secara sengaja 
Seakan-akan sosokmu nyata 
Menjelma menjadi pahlawan kesiangan 
Yang merusak kebahagiaan


Dalam kenangan 
kau seret aku perlahan 
Menuju masa yang harusnya aku lupakan 
Hingga aku kelelahan 
Hingga aku sadar 
bahwa aku sedang dipermainkan


Inikah caramu menyakitiku? 
Inikah caramu mencabik-cabik perasaanku? 
Apa dengan melihat tangisku 
itu berarti bahagia buatmu? 
Apa dengan menorehkan luka di hatiku 
berarti kemenangan bagimu?


Siapa aku di matamu? 
Hingga begitu sulit kau melepaskanku dari jeratanmu


Apakah boneka kecilmu ini dilarang untuk bahagia? 
Apakah wayang yang sering kau mainkan ini dilarang untuk mencari kebebasan? 
Mengapa kau selalu perlakukan aku seperti mainan? 
Kapan kau ajari aku kebebasan?


Ajari aku caranya melupakan! 
Meniadakan segala kecemasan 
Meniadakan segala kenangan


Nyatanya derai air mataku 
Hanya disebabkan olehmu


Ajari aku caranya melupakan 
Sehingga aku lupa caranya menangis 
Sehingga aku lupa caranya meratap 
Karena aku selalu kenal air mata


Aku hanya ingin tertawa 
Sehingga hati aku 
mati rasa akan luka


Kak dwitasari jika kamu membaca ini. aku berterima kasih banyak ya kak sudah memberi aku motivasi yang mungkin gak bakal kk dwita tahu. Aku ngefans banget sama kakak. kakak adalah penulis hebat yang aku tahu itu. walaupun kata-kata ditwiter banyak galaunya sih :D . TERUSLAH BERKARYA kak . karena semua orang selalu menunggu karya karya terbaru kakak :)

dari saya orang biasa yang ngefans ma kakak yang tak pernah kakak tahu maupun kenal !



Lirik Lagu Cakra Khan_Harus Terpisah




Sendiri sendiri ku diam, diam dan merenung
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untukku rindukan

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

Kini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan kita pernah bersama

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu


Semoga bermanfaat yang aku catatkan ini hehe :D

MAKALAH SEJARAH TARUMANEGARA KELAS XI IPA 3


KATA PENGANTAR




Assalamualaikum wr.wb
           
            Segala puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat , taufik serta hidayah-Nya telah terselesaikan tugas sejarah kami tentang “Kerajaan Tarumanegara.
            Makalah ini kami susun secara sistematis dan praktis. Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyajikan data-data yang kami peroleh dari berbagai sumber .
            Dalam menyusun makalah ini tidak menutup kemungkinan terdapat kesalahan oleh karena itu kami mohon kerendahan hati para pembaca untuk memakluminya .
            Mudah-mudahan makalah ini dapat membawa manfaat bagi kita semua ... amin.

Wassalamualaikum wr.wb



                                                                            Penyusun










i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar...........................................................................................         i
Daftar Isi.....................................................................................................        ii
BAB  I PENDAHULUAN
                        A.Latar Belakang............................................................................       
                        B.Rumusan masalah.........................................................................
C.Tujuan.........................................................................................        
            BAB II PEMBAHASAN
A.Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara..............................          
B.Letak dan Wilayah Kekuasaan....................................................         
C.Kehidupan di Kerajaan Tarumanegara.......................................      
D.Raja-Raja di Kerajaan Tarumanegara.........................................     
E.Prasasti-Prasasti Kerajaan Tarumengara....................................       
F.Sumber-Sumber Sejarah..............................................................       
G.Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara...........................................        
            BAB III PENUTUP
                        A.Kesimpulan..................................................................................     
                           B.Saran............................................................................................      
BAB IV DAFTAR PUSAKA
A.Daftar Pusaka..............................................................................        















ii

BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang

 Kerajaan Tarumanegara atau Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah pulau Jawa bagian barat pada abad ke-4 hingga abad ke-7 m, yang merupakan salah satu kerajaan tertua di nusantara yang diketahui. Dalam catatan, kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan hindu beraliran wisnu. Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358, yang kemudian digantikan oleh putranya, Dharmayawarman (382-395). Raja Jayasinghawarman berkuasa dari tahun 358-382 M. Setelah raja mencapai usia lanjut, raja mengundurkan diri untuk menjalani kehidupan kepanditaan. Sebagai pertapa, Jayasinghawarman bergelar Rajaresi. Nama dan gelar raja menjadi Maharesi Rajadiraja Guru Jayasinghawarman.
itu tadi sedikit latar belakang berdirinya Kerajaan Tarumanegara. Kerajaan Tarumanegara termasuk kerajaan tertua diindonesia. Lalu bagaimana selengkapnya berdirinya sejarah Kerajaan Tarumanegara ? Lokasi dan wilayah kekuasaan ? Bagaimana kehidupan di Kerajaan Tarumanegara ? Siapa sajakah yang pernah menjadi raja di Tarumanegara ? Bagaimana peninggalan prasasti di Kerajaan Tarumanegara ? dan Sumber – sumber sejarahnya ?  itu semua akan dijelaskan dimakalah ini .

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana sejarah berdirinya Kerajaan Tarumanegara ?
2. Dimana lokasi dan wilayah kekuasaan Kerajaan Tarumanegara ?
3. Bagaimana kehidupan di Kerajaan Tarumanegara ?
4. Siapa sajakah yang pernah menjadi Raja di Kerajaan Tarumanegara ?
5. Bagaimana peninggalan prasasti di Kerajaan Tarumnegara ?
6. Darimana saja sumber sejarah Kerajaan Tarumanegara ?
7.Bagaimana runtuhnya Kerajaan Tarumanegara ?

   C. Tujuan
1. Untuk membantu mempermudah pembelajaran, serta melengkapi pematerian
2. Kita bisa mengenal dan mengetahui sejarah Kerajaan Tarumanegara.
3.






BAB II
PEMBAHASAN

A.Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara
               Kerajaan Tarumanegara atau Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah pulau Jawa bagian barat pada abad ke-4 hingga abad ke-7 m, yang merupakan salah satu kerajaan tertua di nusantara yang diketahui. Dalam catatan, kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan hindu beraliran wisnu. Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358, yang kemudian digantikan oleh putranya, Dharmayawarman (382-395). Raja Jayasinghawarman berkuasa dari tahun 358-382 M. Setelah raja mencapai usia lanjut, raja mengundurkan diri untuk menjalani kehidupan kepanditaan. Sebagai pertapa, Jayasinghawarman bergelar Rajaresi. Nama dan gelar raja menjadi Maharesi Rajadiraja Guru Jayasinghawarman. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali gomati, sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Maharaja Purnawarman adalah raja Kerajaan Tarumanegara yang ketiga (395-434 m). Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Kota itu diberi nama Sundapura pertama kalinya nama Sunda digunakan. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana. Kerajaan Tarumanegara banyak meninggalkan Prasasti, sayangnya tidak satupun yang memakai angka tahun. Untuk memastikan kapan Tarumanegara berdiri terpaksa para ahli berusaha mencari sumber lain. Dan usahanya tidak sia – sia. Setelahnya ke cina untuk mempelajari hubungan cina dengan Indonesia di masa lampau mereka menemukan naskah – naskah hubungan kerajaan Indonesia dengan kerajaan Cina menyebutnya Tolomo. Menurut catatan tersebut, kerajan Tolomo mengirimkan utusan ke cina pada tahun 528 M, 538 M, 665 M, 666M. sehingga dapat di simpulkan Tarumanegara berdiri sejak sekitar abad ke V dan ke VI.
            Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Kerajaan Tarumanegara adalah Suryawarman (535 - 561 M) raja Kerajaan Tarumanegara ke-7. Dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M), ayah Suryawarman, banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Kerajaan Tarumanegara. Ditinjau dari segi ini, maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya.
         Kehadiran prasasti Purnawarman di pasir muara, yang memberitakan raja Sunda dalam tahun 536 M, merupakan gejala bahwa ibukota sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Hal ini berarti, pusat pemerintahan Kerajaan Tarumanegara telah bergeser ke tempat lain. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan rajatapura atau salakanagara (kota perak), yang disebut argyre oleh ptolemeus dalam tahun 150 M. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I - VIII). Ketika pusat pemerintahan beralih dari rajatapura ke Tarumanegara, maka salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Jayasingawarman pendiri Kerajaan Tarumanegara adalah menantu raja Dewawarman VIII. Ia sendiri seorang maharesi              
                                                                                                                                                          
 dariisalankayana di India yang mengungsi ke nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan maharaja samudragupta dari kerajaan magada.                                                                                    
Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri, melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Dalam tahun 526 M Manikmaya, menantu Suryawarman, mendirikan kerajaan baru di Kendan, daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan, Garut. Putera tokoh manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota tarumangara dan kemudian menjadi panglima angkatan perang Kerajaan Tarumanegara. Perkembangan daerah timur menjadi lebih Berkembang Ketika Cicit Manikmaya Mendirikan Kerajaan Galuh Dalam Tahun 612 M.
B.LETAK DAN WILAYAH KEKUASAAN
Gambar : Peta Letak Prasasti Kerajaan Tarumanegara
Berdasarkan penemuan beberapa prasasti tentang Kerajaan Tarumanegara, bahwa letak kerajaan itu di wilayah Jawa Barat,dengan pusat kerajaan terletak disekitar daerah Bogor.
                Adapun wilayah kekuasaan Tarumanegara meliputi daerah Banten,Jakarta,samapai perbatasan cirebon,sehingga dapat ditafsirkan bahwa pada masa pemerintahan Raja Purnawaman wilayah kekuasaan Kerajaan Tarumanegara hampir menguasai wilayah seluruh Jawa Barat.
C. KEHIDUPAN DI KERAJAAN TARUMANEGARA
1. Kehidupan Politik
Raja Purnawarman adalah raja besar yang telah berhasil meningkatkan kehidupan rakyatnya. Hal ini dibuktikan dari prasasti Tugu yang menyatakan raja Purnawarman telah memerintah untuk menggali sebuah kali. Penggalian sebuah kali ini sangat besar artinya, karena pembuatan kali ini merupakan pembuatan saluran irigasi untuk memperlancar pengairan sawah-sawah pertanian rakyat.
2. Kehidupan Sosial
Kehidupan sosial Kerajaan Tarumanegara sudah teratur rapi, hal ini terlihat dari upaya raja Purnawarman yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyatnya. Raja Purnawarman juga sangat memperhatikan kedudukan kaum brahmana yang dianggap penting dalam melaksanakan setiap upacara korban yang dilaksanakan di kerajaan sebagai tanda penghormatan kepada para dewa.                                                          3
3. Kehidupan Ekonomi
Prasasti tugu menyatakan bahwavraja Purnawarman memerintahkan rakyatnya untuk membuat sebuah terusan sepanjang 6122 tombak. Pembangunan terusan ini mempunyai arti ekonomis yang besar nagi masyarakat, Karena dapat dipergunakan sebagai sarana untuk mencegah banjir serta sarana lalu-lintas pelayaran perdagangan antardaerah di Kerajaan Tarumanegara dengan dunia luar. Juga perdagangan dengan daera-daerah di sekitarnya. Akibatnya, kehidupan perekonomian masyarakat Kerajaan Tarumanegara sudah berjalan teratur.                        
4. Kehidupan Budaya
Dilihat dari teknik dan cara penulisan huruf-huruf dari prasasti-prasasti yang ditemukan sebagai bukti kebesaran Kerajaan Tarumanegara, dapat diketahui bahwa tingkat kebudayaan masyarakat pada saat itu sudah tinggi. Selain sebagai peninggalan budaya, keberadaan prasasti-prasasti tersebut menunjukkan telah berkembangnya kebudayaan tulis menulis di kerajaan Tarumanegara.


D. RAJA-RAJA DI KERAJAAN TARUMANEGARA
Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Pada tahun 669 M, Linggawarman, raja Tarumanagara terakhir, digantikan menantunya, Tarusbawa. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri, yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis, tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya, yaitu Tarusbawa. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa, karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri, yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini, hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara.

Raja-raja Tarumanegara:
1.       Jayasingawarman 358-382 M
2.       Dharmayawarman 382-395 M
3.       Purnawarman 395-434 M
4.       Wisnuwarman 434-455 M
5.       Indrawarman 455-515 M
6.       Candrawarman 515-535 M
7.       Suryawarman 535-561 M
8.       Kertawarman 561-628 M
9.       Sudhawarman 628-639 M
10.   Hariwangsawarman 639-640 M
11.   Nagajayawarman 640-666 M
12.   Linggawarman 666-669 MC.


E.PRASASTI-PRASASTI KERAJAAN TARUMANEGARA
1. Prasasti Ciaruteun

Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu:
  1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut).
  2. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat.
2. Prasasti Jambu
Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak, ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu, sekitar 30 km sebelah barat Bogor, prasasti ini juga menggunakan bahwa Sansekerta dan huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman.

3. Prasasti Kebon Kopi
Prasasti Kebon Kopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah, yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata, yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu.
4. Prasasti Muara Cianten
Prasasti Muara Cianten, ditemukan di Bogor, tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki.
5. Prasasti Pasir Awi
Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang, juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca.

6. Prasasti Cidanghiyang
Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak, ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang, kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman.

7. Prasasti Tugu
Prasasti Tugu di temukan di daerah Tugu, kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain, sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut.

Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah:
  1. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi.
  2. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April.
  3. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja.

F. SUMBER-SUMBER SEJARAH
                Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sumber dari dalam negeri berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain:
  1. Berita Fa-Hsien, tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha, yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme.
  2. Berita Dinasti Sui, menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To- lo-mo yang terletak di sebelah selatan.
  3. Berita Dinasti Tang, juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo.                                                                                     7
                Berdasarkan tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Berdasarkan prasast-prasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu, meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten, Jakarta, Bogor dan Cirebon.




G. Keruntuhan Kerajaan Tarumanegara
Runtuhnya Tarumanegara belum dapat di ketahui pasti, namun kerajaan Tarumanegara masih mengirimkan utusannya ke cina sampai tahun 669 M. setelah itu tidak di dapatkan lagi berita. Kemungkinan Tarumanegara di taklukan Sriwijaya (sepertihalnya terlulis dalam Prasasti Prasasti Karang berahi). Sehingga dapat di duga runtuhnya Tarumanegara sekitar + tahun 669 M oleh serangan Sriwijaya












BAB III
PENUTUP



A. Kesimpulan
Dari apa yang telah kami sampikan tadi, dapat di simpulkan pengaruh kebudayaan India di Indonesia tidak hanya menunjuk pada perkembangan ajaran Hindu – Budha, tetapi juga pada aspek lain missal aspek politik, ekonomi, sosial budaya dan lain sebaginya
Dalam proses akulturasi, Indonesia sangat berperan aktif. Hal ini terlihat dari peninggalan – peninggalan yang tidak sepenuhnya merupakan hasil jiplakan kebudayaan India
Meskipun corak dan sifat kebudayaan di pengaruhi India. Namun dalam perkembangannya Indonesia mampu menghasilkan kebudayaan kepribadian sendiri

B. Saran
Dari keberadaanya kerajaan Tarumanegara di wilayah kita pada masa yang lalu. Maka kita wajib mensyukurinya. Rasa syukur tersebut dapat di wujudkan dalam sikap dan perilaku dengan hati yang tulus serta di dorong rasa tanggung jawab yang tinggi untuk melestarikan dan memelihara budaya nenek moyang kita. Jika kita ikut berpartisipasi dalam menjamin kelestariannya berarti kita ikut mengangkat derajat dan jati diri bangsa. Oleh karena itu marilah kita bersama – sama menjaga dan memelihara peninggalan budaya bangsa yang menjadi kebanggaan kita semua
















                                                 
BAB IV
DAFTAR PUSAKA
A.Daftar Pusaka
·         I Wayan Badrika. 2006. Sejarah untuk SMA kelas XI. Jakarta. Penerbit Erlangga.






























i
                                                                                               

"My Blog Iik Handayani" :D

31 oktober 2012

Tepat pukul 10.00 disekolahku waktu istirahat aku tak mempunyai pekerjaan yang membuatku sibuk dengan aktivitas. dan aku kebetulan menemukan sebuah kertas yang sudah tak dipakai lagi. Hari ini ada pelajaran kesenian sehingga aku membawa alat buat gambar ada pensil terdiri dari HB,2B,5B dan Pensil warna(pulas) ya aku berfikir untuk mencorat coret selembar kertas itu buat mengisi waktu luang istirahat. Aku teringat blog  saya hehe ya aku berfikir knapa gak buat aja tuisan "My Blog Iik Handayani :D " Dari sinilah aku mulai mncorat coret sendiri kertas itu dengan pencildan pulas yang aku bawa tadi.






Ini Pertama proses penulisan iik handayani dengan pensil dan baru setengah menggunakan pulas .

 



Ini kedua yang semua sudah dipulas huruf-huruf itu.





Waktu sudah dipulas hurufnya ketiga aku berfikiran mengisi daun sulur di bawah namaku :D





Setelah jadi ke empat aku mulai mencoba foto dengan gambarku dengan fotografer titik indah wati :D




Kelima aku menambah gambarku itu dengan kata "My Blog" diatasnya :)
Dan SELESAI sudah gambarku :D




Mulai foto hasilnya dari SAMPING :)


Dan ini dari DEPAN :D




Berfoto ria :D




Hasil foto gambar sudah di edit dengan Photoscape :D



Okee semuanya itu tadi sedikit kegiatanku tadi. jadi kesimpulan buat hari ini . LUANGKAN SEDIKIT WAKTUMU UNTUK KEGIATAN YANG BERMANFAAT DAN BER-REFRESHING OTAK KITA DISELA-SELA JAM ISTIRAHAT SEKOLAH :D



By : Iik Handayani